Informasi tentang dunia internet dan entertainment


INDUSTRI musik [pop] memang seperti perempuan cantik yang menarik banyak laki-laki untuk mendekatinya. Tak semuanya diterima memang, karena yang ditolak dan mundur dari persaingan juga sebarek-abrek. Walau begitu, pendatang-pendatang baru yang mencoba merangsek, juga tak berkurang.Resiko, keberuntungan dan kerasnya persaingan, pastilah sudah disadari. Termasuk oleh band baru yang menamakan dirinya KEYLA ini. “Tapi, bukankah semua yang kita lakukan selalu mengandung resiko?” Ah, alasan yang selalu diucapkan puluhan, bahkan ribuan band yang tumpang tindih dan keluar masuk industri. KEYLA sebenarnya, juga berada pada deretan band-band yang masuk industri dengan harapan, sukses. Pertanyaannya, seberapa kuat materi, performance dan musikalitas yang mereka gotong untuk bersaing ?

[Baca Selengkapnya]

DI KANCAH musik pop, UNGU memang masih berjaya. Paling tidak, kalau kita lihat lagu-lagu yang bersliweran di chart radio, jadual manggung yang padat, dan wira-wiri iklan yang menggunakan mereka sebagai ikon. Paling tidak juga, pundi-pundi mereka juga bakal bertambah tebal pastinya.Tapi yang menarik, para personilnya merasa perlu mempersiapkan diri saat masa jaya bakal surut. “Kita kan nggak selamanya di atas, suatu saat pasti akan tergantikan oleh yang baru dan fresh,’ Mengulik usaha yang dilakukan personilnya, nyaris semuanya berhubungan dengan dunia musik yang mereka geluti. “Yah apalagi yang kita bisa dan punya link, kan dunia musik tiu sendiri,” kilah Rowman. Bener juga sih…

[Baca Selengkapnya]