Informasi tentang dunia internet dan entertainment


Anda suka kare, makanan eksotis dari India? Bisa jadi Anda satu dari sekian banyak orang yang kecil kemungkinan terkena penyakit alzheimer atau kerusakan otak pada usia lanjut. Menurut penelitian University of Singapore, makanan India yang berbumbu kuning ini punya manfaat luar biasa bagi kesehatan otak.

Penelitian terhadap sekitar 1.000 orang berusia 60-93 tahun dari berbagai negara di Asia menyimpulkan, mereka yang rutin mengonsumsi kare, paling tidak enam kali sebulan, masih bisa mengingat angka-angka. Sementara itu, yang hanya sekali sebulan dan yang sama sekali tidak makan kare mengalami kelambanan fungsi memori otak.

Kuncinya ternyata terletak pada bumbu kunyit yang memang dominan digunakan pada masakan ini. Kunyit mengandung antioksidan, antiinfalamatori, dan antikanker yang menjaga agar otak tetap dapat bekerja dengan baik.

Kemampuan seksual lelaki identik dengan ereksi. Begitu pentingnya kemampuan ini, sehingga banyak hal harus dijaga dan diperhatikan oleh para pria.

Berikut ini beberapa hal yang dapat memengaruhi kemunduran seksual lelaki, menurut Prof Dr Djoko Rahardjo, Sp.BU, dari Sub-bagian Urologi, Bagian Bedah Fakultas Kedokteran UI/RSCM:

Usia
Lelaki usia lanjut biasanya mengalami keadaan yang disebut andropause. Ini adalah masa dimana produksi testosteron berkurang.

Diabetes
Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah dan merusak saraf, termasuk pembuluh darah ke daerah reproduksi. Inilah yang menyebabkan terjadinya gangguan fungsi ereksi.

[Baca Selengkapnya]

HasilĀ  penelitian di Inggris, sebanyak 33% pengendara mobil di dunia mengalami masalah pada penglihatan dan berpotensi membuat celaka. Di Indonesia lebih parah lagi dan secara garis besar, seluruh gangguan pada mata berpotensi membahayakan. Parahnya, mereka juga tidak memeriksakan kondisi mata mereka secara berkala. Berikut kami deretkan daftar gangguan mata yang kerap terjadi.

Minus
Penderita mata minus tak mampu melihat obyek jauh dengan jelas. “Cukup minus 1 dan orang itu akan kabur membaca papan petunjuk jalan atau rambu di kejauhan,” ucap dr. Heni Sugito, seorang spesialis mata di rumah sakit swasta.

[Baca Selengkapnya]

Daging kelinci dapat menjadi makanan alternatif yang relatif mudah diperoleh. Daging itu mampu menurunkan risiko kolesterol dan penyakit jantung. Sayangnya, daging kelinci belum populer. Padahal, mutu gizinya lebih bagus dibanding daging lainnya, kata Dr Yono C Raharjo dari Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor, dalam Seminar Nasional bertema prospek ternak kelinci untuk meningkatkan gizi masyarakat, akhir pekan lalu.

[Baca Selengkapnya]