Informasi tentang dunia internet dan entertainment


Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, masa depan karir Anda juga ditentukan oleh keterampilan yang Anda miliki dan dapat Anda “jual” pada perusahaan. Dan para pencari kerja dengan keterampilan yang diinginkan perusahaan pencari kerja itulah, yang akan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.

Sebenarnya, Anda dapat meningkatkan keterampilan yang Anda miliki, tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang maupun masa mendatang, maka lebih baik Anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir Anda dalam waktu dekat. Berikut ini adalah 8 keterampilan yang paling dicari saat ini, yang telah di rangkum dari berbagai sumber.

[Baca Selengkapnya]

Semua orang di dunia ini pasti mengimpikan sukses dalam hidupnya. Tak peduli apa pun yang dikerjakan oleh seseorang, sukses adalah tujuan utama. Bisa jadi itu soal mengurangi berat badan atau dalam karier. Dan langkah pertama meraih sukses adalah menetapkan tujuan yang jelas. Banyak orang mengerjakan sesuatu tapi tak mendapat kesuksesan hanya karena tujuan yang kurang jelas. Banyak orang tak merancang tujuan karena mereka bahkan tak punya gagasan dari mana harus memulainya. Jika Anda termasuk yang seperti ini, berikut beberapa tips yang akan dapat membantu Anda untuk menemukan dari mana harus memulai merancang tujuan.

Mulai Dengan Bermimpi dan Menuliskan Impian Anda

Yang pertama, jika Anda ingin merancang tujuan, Anda mesti meluangkan waktu untuk membangun impian. Jika Anda tak punya impian, akan sulit untuk menentukan tujuan dalam hidup Anda. Sayangnya, kebanyakan orang jadi kehilangan kemampuan untuk bermimpi tentang apa yang paling diinginkan dan membangun motivasi untuk pencapaian. Jadi, untuk memulainya, luangkan waktu untuk bermimpi tentang apa yang paling Anda inginkan, Anda ingin seperti apa, atau bahkan tentang apa yang ingin Anda miliki. Begitu Anda menemukan impian Anda, selanjutnya tuliskan semuanya dalam kertas.

[Baca Selengkapnya]

Bahaya merokok bagi kesehatan memang tak diragukan lagi. Namun siapa sangka pemakaian ponsel jauh lebih membahayakan kesehatan Anda.

Dr Vini Khurana, seorang ahli bedah syaraf menyebutkan bahwa radiasi ponsel dapat lebih membunuh ketimbang bahaya merokok. menurut Vini dari data 10 tahun terakhir, semenjak pemakaian ponsel mulai menjamur, jumlah penderita kanker otak meningkat hingga dua kali lipat.

Dikutip dari The Independent, Dr. Vini dan tim telah memaparkan hasil penelitiannya dan tim mengenai bahaya pemakaian ponsel dalam sebuah jurnal kesehatan.Kesimpulan dari seluruh penelitian tersebut adalah ada hubungan erat antara tumor otak dengan pemakaian ponsel. Dan yang paling mengkhawatirkan, risiko terbesar pemakaian ponsel adalah pada anak-anak.

Vini juga membandingkan, jika tiap tahunnya 5 juta orang meninggal karena merokok, entah berapa banyak yang akan kehilangan nyawa karena pemakaian ponsel yang berlebihan. Mengingat jumlah pemakai ponsel tiga kali lebih banyak dari perokok.

[Baca Selengkapnya]

Menjadi korban perang? Dicampakkan kekasih? Ditinggal mati orang terkasih? Dipecat dari pekerjaan? Tidak lulus ujian? Tidak jadi dipromosi? Kalah dalam sebuah kompetisi? Ditipu orang lain? Usaha bangkrut? Divonis dokter terkena penyakit parah? Dililit hutang berkepanjangan? Berkali-kali gagal mendapat pekerjaan?..
Tak ada seorang pun yang ingin mengalami hal-hal menyedihkan seperti tersebut di atas, yang membuat bumi tempat kita berpijak seakan mau runtuh. Namun nasib manusia yang bergulir seperti roda, tidak selalu berada di atas. Suatu saat, sebagai manusia biasa, bisa saja kita berada pada titik emosi yang paling rendah.
Pada saat ini kita bisa saja merasa bahwa kita tidak punya kekuatan untuk keluar dari masalah. Kita juga merasa takut menghadapi risiko yang mungkin timbul.
Sebagian dari kita mungkin ingin lari ke obat penenang, minuman keras, ataupun usaha bodoh lainnya untuk terbebas dari rasa depresi. Stop, jangan lakukan hal sia-sia tersebut, karena para ahli telah menemukan solusi bagi penderita depresi tanpa menggunakan obat penenang. Ingin tahu rahasianya? Olahraga
Kathryn Lance, penulis buku Running for Health and Beauty mengemukakan bahwa senam merupakan upaya yang efektif untuk mengatasi depresi. Pendapat ini didukung sepenuhnya oleh para peneliti yang menemukan manfaat olahraga, terutama yang dapat memperlancar sirkulasi darah dan oksigen dalam tubuh, misalnya: lari, bersepeda, jalan cepat, dan berenang.

[Baca Selengkapnya]

PENTINGNYA edukasi atau pendidikan tentang seksualitas khususnya bagi kalangan remaja memang tak terbantahkan lagi.  Derasnya arus informasi telah menyebabkan orang tua sulit lagi menahan atau membatasi anak-anaknya dari akses informasi termasuk perihal seksualitas.

Oleh karena itulah, edukasi soal seks kini telah mulai diupayakan untuk menjadi bagian dari pendidikan sekolah, meskipun belum bisa menjadi bagian kurikulum.  Berkat inisiatif serta dorongan sejumlah lembaga nirlaba, sekitar 20 Sekolah Menengah Atas (SMA) di lima wilayah Jakarta telah menjadikan edukasi seks sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang digelar secara rutin setiap pekannya.

[Baca Selengkapnya]

Minuman ringan soda ‘diet’ memang punya kadar kalori yang rendah, tapi menurut hasil penelitian baru-baru ini, soda ‘diet’ ternyata juga memicu resiko penyakit jantung, sama seperti jenis soda-soda lainnya. Para peneliti di Amerika Serikat, selama empat tahun, memantau dan menguji kesehatan lebih dari 6.000 orang dewasa. Peneliti mendapati bahwa mereka yang mengkonsumsi satu atau lebih minuman ringan tiap harinya, punya resiko lebih besar untuk terkena sindrom metabolik dibandingkan dengan mereka yang minum lebih sedikit soda.

[Baca Selengkapnya]

Apakah itu biologis atau hanya untuk menghibur para pria ?
“Menghibur ?” itu berarti sama dengan kata ‘cinta’ walaupun tidak secara harafiah. Alam tidak mengaruniai wanita dengan sebuah pengeras suara yang unik. Sementara pria sangat pendiam ditempat tidur, wanita terdorong untuk mengerang seperti binatang, Marshall Miller, penulis I Love Female Orgasm : An Extraordinary Orgasm Guide bertanya, “Pernahkah Anda menonton film dan perempuan yang sedang orgasme tidak mengeluarkan suara sama sekali?” Film Guarding Tess pun bisa dijadikan contohnya.

[Baca Selengkapnya]

Jauhi rokok sekarang juga ! Penelitian terbaru menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya impotensi.
Pria yang merokok memiliki kecenderungan 40% terkena impotensi dibandingkan mereka yang bukan perokok. Penelitian tersebut telah dilakukan oleh para peneliti di Imperial College, London.

Diketahui bahwa semakin banyak rokok yang diisap atau dikonsumsi, maka akan semakin besar pula risiko terjadinya gangguan seksual pada pria.

[Baca Selengkapnya]

Well kalau sebelumnya kita sudah tahu beberapa hal untuk bisa membuat Bos puas dengan pekerjaan kita dan kita bisa merasakan berarti dan berkontribusi secara optimal untuk perusahaan dimana kita bekerja, berarti kita sudah berhasil menjadi seorang bawahan yang baik. Tidak menjadi sebuah hal yang sulit untuk dilakukan untuk menjadi bawahan yang hebat, tapi memang benar, kita membutuhkan usaha yang ekstra kuat. Tidak ingin menjadi seorang karyawan yang biasa saja kan, berarti kita harus menunjukkan lebih dari yang Bos kita harapkan.

[Baca Selengkapnya]