Informasi tentang dunia internet dan entertainment


Usir Stres dalam 60 Detik

Sep 14, 2008 Kategori : Kesehatan, Lifestyle

Baru saja dimarahi si bos, meeting mendadak batal, komputer ngadat. Aduh stres. Sayangnya tak ada waktu untuk menenangkan diri ke kelas yoga. Yang bisa dilakukan adalah mengusir stres pada saat itu juga. Ada beberapa tips untuk melakukannya.

[Baca Selengkapnya]

Alkohol dalam Obat Batuk

Sep 14, 2008 Kategori : Kesehatan, Lifestyle

Batuk merupakan salah satu penyakit yang cukup sering dialami banyak kalangan. Sehingga batuk diidentikan sebagai reaksi fisiologik yang normal. Batuk terjadi jika saluran pernafasan kemasukan benda-benda asing atau karena produksi lendir yang berlebih. Benda asing yang sering masuk ke dalam saluran pernafasan adalah debu.

[Baca Selengkapnya]

Tak semua orang suka dengan musik beraliran cadas. Iramanya yang hingar bingar dianggap sebagai musik yang hanya membuat telinga tuli. Tapi mulai sekarang, meskipun Anda tak menyukainya, tak ada salahnya jika Anda memanfaatkan keberadaannya untuk meredan stres. Tak percaya ?

[Baca Selengkapnya]

Bukan hanya laki-laki yang mengalami perubahan suara. Sebuah penelitian membuktikan, di masa subur, suara perempuan berubah menjadi lebih seksi.

Penelitian unik dilakukan oleh peneliti Universitas New York Amerika Serikat. Mereka mengambil sample suara wanita di masa suburnya, dan disaat-saat biasa. Rekaman itu kemudian dipasang dan didengarkan ke sejumlah orang.

[Baca Selengkapnya]

Semua orang pasti ingin selalu tampak muda dan segar. Daripada membuang uang demi membeli produk kosmetik atau obat-obatan untuk memperlambat penuaan, lebih baik ikuti cara dalam artikel ini.

Mengurangi makan otomatis akan mengurangi asupan kalori dalam tubuh. Di dalam kalori terdapat hormon thyroid yang salah satu efeknya adalah mempercepat metabolime tubuh. Saat hormon tersebut berkurang maka proses penuaan pun menjadi lambat.
Edward Weiss seorang peneliti dari Universitas Saint Louis, Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap perempuan dan laki-laki yang berumur 50-60 tahun yang tidak merokok, tidak obesitas, dan memiliki gaya hidup sehat demikian kutip dari msnbc.

Mereka semua kemudian dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama diwajibkan olahraga secara teratur dan sisanya hanya mengontrol hidup mereka yang sudah teratur. Penelitian itu dilakukan selama satu tahun. Hasilnya ketiga kelompok sama-sama memiliki penurunan kadar kolesterol, lemak serta berat badan. Namun yang mengalami penurunan kadar thyroid hanya kelompok pertama.

[Baca Selengkapnya]

Bahaya merokok bagi kesehatan memang tak diragukan lagi. Namun siapa sangka pemakaian ponsel jauh lebih membahayakan kesehatan Anda.

Dr Vini Khurana, seorang ahli bedah syaraf menyebutkan bahwa radiasi ponsel dapat lebih membunuh ketimbang bahaya merokok. menurut Vini dari data 10 tahun terakhir, semenjak pemakaian ponsel mulai menjamur, jumlah penderita kanker otak meningkat hingga dua kali lipat.

Dikutip dari The Independent, Dr. Vini dan tim telah memaparkan hasil penelitiannya dan tim mengenai bahaya pemakaian ponsel dalam sebuah jurnal kesehatan.Kesimpulan dari seluruh penelitian tersebut adalah ada hubungan erat antara tumor otak dengan pemakaian ponsel. Dan yang paling mengkhawatirkan, risiko terbesar pemakaian ponsel adalah pada anak-anak.

Vini juga membandingkan, jika tiap tahunnya 5 juta orang meninggal karena merokok, entah berapa banyak yang akan kehilangan nyawa karena pemakaian ponsel yang berlebihan. Mengingat jumlah pemakai ponsel tiga kali lebih banyak dari perokok.

[Baca Selengkapnya]

Kebiasaan merokok terutama oleh ibu hamil sangat berbahaya bagi kesehatan janin. Sebuah penelitian menyebutkan, hal tersebut dapat menyebabkan gangguan perilaku pada anak.

Gangguan kecemasan dan depresi adalah beberapa risiko gangguan yang dialami anak, jika sang ibu merokok saat hamil. Sebuah penelitian dilakukan Dr. Pol A.C Van Lier di Universitas Amsterdam.
Survei dilakukan pada orang tua dari 396 anak yang mengalami gangguan perilaku. Anak-anak itu berada pada usia sekitar 10-12 tahun. Rata-rata mereka dikandung oleh ibu yang memiliki kebiasaan merokok.

[Baca Selengkapnya]

Biasanya obat kuat atau viagra dipakai laki-laki untuk menambah stamina. Namun menurut penelitian, viagra juga ampuh bagi perempuan, tapi perempuan yang menderita depresi.

Dulu pernah dilakukan penelitian yang menunjukan obat kuat tak mempunyai efek apa-apa terhadap perempuan. Kini sebuah penelitian menunjukan hal yang berbeda.

Sebuah penelitian dilakukan oleh psikolog Stanley Althof, direktur Marital dan Sexual Health of South Florida, Amerika Serikat terhadap 98 perempuan yang tengah mengkonsumsi obat anti depresi. Biasanya penderita depresi enggan menenggak obat anti depresi karena berpengaruh buruk pada gairah seksnya. Obat penenang atau anti depresi membuat gairah seseorang seolah-olah mati.Dalam penelitian, 98 perempuan tadi kemudian meminum viagra setiap akan melakukan hubungan seks. Dan hasilnya, mereka mengalami perubahan yang luar biasa pada kehidupan seksnya.

[Baca Selengkapnya]

Menurut peneliti di Amerika, pola tidur pada wanita setengah baya dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke, baik pola tidur dengan durasi yang terlalu singkat maupun yang terlalu panjang.. Peningkatan resiko paling tinggi, yaitu sebesar 70% terjadi pada wanita yang tidur selama 9 jam atau lebih dalam semalam.

Hubungan antara durasi tidur dengan kematian telah ditemukan oleh beberapa penelitian sebelumnya. Namun, saat itu masih sedikit bukti yang

menunjukkan adanya hubungan antara pola tidur dengan penyakit kardiovaskular.

Dalam penelitian yang terbaru ini, ditemukan wanita dengan durasi tidur 6 jam atau kurang, 8 jam, dan 9 jam atau lebih terjadi peningkatan resiko stroke sebesar 14%, 24%, dan 70%, jika dibandingkan dengan yang tidur normal selama 7 jam.

[Baca Selengkapnya]

OLAHRAGA secara teratur selama 30 menit setiap hari sepertinya belum cukup bila Anda berniat mengikis timbunan lemak pada perut atau bagian tubuh lainnya. Jika ingin program pelangsingan ini berhasil, cobalah lakukan olahraga secara teratur selama minimal satu jam sehari.

Anjuran itu merupakan kesimpulan dari riset terbaru yang dipublikasikan Archives of Internal Medicine edisi 28 Juli.  Riset itu mengungkapkan, wanita yang kelebihan berat badan atau mengidap obesitas setidaknya butuh aktivitas fisik atau olahraga sekitar satu jam setiap hari, selama lima hari dalam seminggu, untuk mencapai dan mempertahankan penurunan berat badan.

Temuan ini memperkuat apa yang telah diyakini para ahli kesehatan dan mereka yang berhasil mempertahankan berat idealnya selama bertahun-tahun. Olahraga teratur yang dilakukan dengan durasi cukup lama diikuti disiplin diet adalah rahasia utama untuk membakar lemak dan membuatnya tetap jauh dari tubuh Anda.

[Baca Selengkapnya]