Informasi tentang dunia internet dan entertainment
Kanker, tentu orang sudah sering mendengar salah satu penyakit paling populer yang bisa menyebabkan kematian si penderitanya. Dalam waktu yang sangat singkat dan relatif sering tidak terduga. Sedangkan pada umumnya orang berasumsi bahwa penyakit kanker disebabkan karena faktor genetik dan tidak bisa dihindari. Padahal, menurut the American Cancer Society, perilaku hidup yang sehat ternyata dapat mencegah sekitar separuh dari kematian akibat kanker. Berikut ini disampaikan daftar 10 hal yang dapat anda lakukan yang dapat mencegah atau mendeteksi dini kanker, berdasarkan penelitian – penelitian terbaru. (baca : semoga bermanfaat dan dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari)
1. Hindari merokok / mengkonsumsi produk tembakau
Tembakau meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru, bronkhus, kepala dan leher, usus besar, dan kandung kemih. Oleh sebab itu, langkah pertama, hindari atau berhenti merokok.
[Baca Selengkapnya]
Semua orang pasti ingin selalu tampak muda dan segar. Daripada membuang uang demi membeli produk kosmetik atau obat-obatan untuk memperlambat penuaan, lebih baik ikuti cara dalam artikel ini.
Mengurangi makan otomatis akan mengurangi asupan kalori dalam tubuh. Di dalam kalori terdapat hormon thyroid yang salah satu efeknya adalah mempercepat metabolime tubuh. Saat hormon tersebut berkurang maka proses penuaan pun menjadi lambat.
Edward Weiss seorang peneliti dari Universitas Saint Louis, Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap perempuan dan laki-laki yang berumur 50-60 tahun yang tidak merokok, tidak obesitas, dan memiliki gaya hidup sehat demikian kutip dari msnbc.
Mereka semua kemudian dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama diwajibkan olahraga secara teratur dan sisanya hanya mengontrol hidup mereka yang sudah teratur. Penelitian itu dilakukan selama satu tahun. Hasilnya ketiga kelompok sama-sama memiliki penurunan kadar kolesterol, lemak serta berat badan. Namun yang mengalami penurunan kadar thyroid hanya kelompok pertama.
[Baca Selengkapnya]
Bahaya merokok bagi kesehatan memang tak diragukan lagi. Namun siapa sangka pemakaian ponsel jauh lebih membahayakan kesehatan Anda.
Dr Vini Khurana, seorang ahli bedah syaraf menyebutkan bahwa radiasi ponsel dapat lebih membunuh ketimbang bahaya merokok. menurut Vini dari data 10 tahun terakhir, semenjak pemakaian ponsel mulai menjamur, jumlah penderita kanker otak meningkat hingga dua kali lipat.
Dikutip dari The Independent, Dr. Vini dan tim telah memaparkan hasil penelitiannya dan tim mengenai bahaya pemakaian ponsel dalam sebuah jurnal kesehatan.Kesimpulan dari seluruh penelitian tersebut adalah ada hubungan erat antara tumor otak dengan pemakaian ponsel. Dan yang paling mengkhawatirkan, risiko terbesar pemakaian ponsel adalah pada anak-anak.
Vini juga membandingkan, jika tiap tahunnya 5 juta orang meninggal karena merokok, entah berapa banyak yang akan kehilangan nyawa karena pemakaian ponsel yang berlebihan. Mengingat jumlah pemakai ponsel tiga kali lebih banyak dari perokok.
[Baca Selengkapnya]
Kebiasaan merokok terutama oleh ibu hamil sangat berbahaya bagi kesehatan janin. Sebuah penelitian menyebutkan, hal tersebut dapat menyebabkan gangguan perilaku pada anak.
Gangguan kecemasan dan depresi adalah beberapa risiko gangguan yang dialami anak, jika sang ibu merokok saat hamil. Sebuah penelitian dilakukan Dr. Pol A.C Van Lier di Universitas Amsterdam.
Survei dilakukan pada orang tua dari 396 anak yang mengalami gangguan perilaku. Anak-anak itu berada pada usia sekitar 10-12 tahun. Rata-rata mereka dikandung oleh ibu yang memiliki kebiasaan merokok.
[Baca Selengkapnya]
Kadang, diperlukan beberapa hari, minggu, bahkan berbulan-bulan untuk meningkatkan rasa percaya diri. Namun, jika kita konsisten menerapkan caranya, akhirnya Anda akan menemukan diri Anda yang baru, yang lebih kuat, dan yang lebih percaya diri!
Daripada mengurung diri, enggan bertemu orang, atau merokok tanpa henti, mulailah menerapkan teknik-teknik baru yang dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda. Yuk, kita simak satu per satu.
[Baca Selengkapnya]
Merokok bukan hobi yang baik bagi ibu hamil. Sebuah penelitian membuktikan bahwa merokok saat hamil dapat sebabkan calon bayi berbibir sumbing.
Penelitian dilakukan oleh Dr. Rolv T. Lie dari Universitas Bergen, Norwegia. Dari 1.336 bayi yang lahir disana, 573 dari bayi tersebut menderita penyakit bibir sumbing. Ternyata ditemukan dalam penelitian, ibu-ibu bayi tersebut mempunyai kebiasaan merokok 10 batang sehari selama 3 bulan pertama kelahiran mereka demikian kutip dari Reutershealth.
[Baca Selengkapnya]
Hasil penelitian di Inggris, sebanyak 33% pengendara mobil di dunia mengalami masalah pada penglihatan dan berpotensi membuat celaka. Di Indonesia lebih parah lagi dan secara garis besar, seluruh gangguan pada mata berpotensi membahayakan. Parahnya, mereka juga tidak memeriksakan kondisi mata mereka secara berkala. Berikut kami deretkan daftar gangguan mata yang kerap terjadi.
Minus
Penderita mata minus tak mampu melihat obyek jauh dengan jelas. “Cukup minus 1 dan orang itu akan kabur membaca papan petunjuk jalan atau rambu di kejauhan,” ucap dr. Heni Sugito, seorang spesialis mata di rumah sakit swasta.
[Baca Selengkapnya]
Meskipun pada setiap bungkus rokok selalu tercetak peringatan soal bahaya merokok, tetap saja hal itu tidak menyurutkan keinginan pencinta rokok untuk membelinya.
Mungkin, hal itu disebabkan peringatan hanya berupa tulisan yang belum menggambarkan keadaan sesungguhnya. Lain halnya jika peringatan tersebut diberikan dalam bentuk gambar, dimana semua orang bisa melihat dengan jelas dampak yang ditimbulkan dari merokok.
[Baca Selengkapnya]
Kontrasepsi hormonal adalah hormon yang ditambahkan ke dalam tubuh seorang wanita dengan cara diminum (pil), disuntikkan (KB suntik) ataupun dimasukkan ke dalam tubuh berupa susuk. Hormon tersebut dapat berupa estrogen, progesteron ataupun gabungan keduanya. Dengan adanya tambahan hormon tersebut, maka ada berbagai efek yang memang diharapkan terjadi, yang pertama adalah indung telur tidak akan mencapai tingkat kematangan yang diharapkan, sehingga ovulasi tidak akan terjadi, yang kedua kondisi rahim dibuat agar tidak dapat menerima calon janin, sehingga tidak dapat terjadi kehamilan.
[Baca Selengkapnya]
Para perokok, khususnya mereka yang masih dalam pertengahan usia dewasa, cenderung memiliki kelemahan dalam hal ingatan dan nalar berpikir (kecerdasan) dari pada mereka yang tidak merokok. Ini merupakan alasan lain mengapa kita tidak harus merokok.
Para peneliti Prancis menyebutkan, data yang dikumpulkan dari 5.000 warga Inggris, ditemukan bahwa mereka yang merokok lebih rendah tingkat ingatan, bernalar, kosakata, dan juga kecakapan verbalnya, daripada mereka yang tidak merokok.
Penelitian itu juga menemukan bahwa merokok sangat berhubungan dengan penurunan mental pada usia muda, seperti halnya juga mempengaruhi kerapuhan fisiknya di kemudian hari.
[Baca Selengkapnya]