Informasi tentang dunia internet dan entertainment
Bahaya merokok bagi kesehatan memang tak diragukan lagi. Namun siapa sangka pemakaian ponsel jauh lebih membahayakan kesehatan Anda.
Dr Vini Khurana, seorang ahli bedah syaraf menyebutkan bahwa radiasi ponsel dapat lebih membunuh ketimbang bahaya merokok. menurut Vini dari data 10 tahun terakhir, semenjak pemakaian ponsel mulai menjamur, jumlah penderita kanker otak meningkat hingga dua kali lipat.
Dikutip dari The Independent, Dr. Vini dan tim telah memaparkan hasil penelitiannya dan tim mengenai bahaya pemakaian ponsel dalam sebuah jurnal kesehatan.Kesimpulan dari seluruh penelitian tersebut adalah ada hubungan erat antara tumor otak dengan pemakaian ponsel. Dan yang paling mengkhawatirkan, risiko terbesar pemakaian ponsel adalah pada anak-anak.
Vini juga membandingkan, jika tiap tahunnya 5 juta orang meninggal karena merokok, entah berapa banyak yang akan kehilangan nyawa karena pemakaian ponsel yang berlebihan. Mengingat jumlah pemakai ponsel tiga kali lebih banyak dari perokok.
[Baca Selengkapnya]
Apakah itu biologis atau hanya untuk menghibur para pria ?
“Menghibur ?” itu berarti sama dengan kata ‘cinta’ walaupun tidak secara harafiah. Alam tidak mengaruniai wanita dengan sebuah pengeras suara yang unik. Sementara pria sangat pendiam ditempat tidur, wanita terdorong untuk mengerang seperti binatang, Marshall Miller, penulis I Love Female Orgasm : An Extraordinary Orgasm Guide bertanya, “Pernahkah Anda menonton film dan perempuan yang sedang orgasme tidak mengeluarkan suara sama sekali?” Film Guarding Tess pun bisa dijadikan contohnya.
[Baca Selengkapnya]
Menyopir selagi berbadan dua ?Kehamilan bukanlah suatu penyakit, hingga wanita yang tengah mengandung pun bisa melakukan segala sesuatu dengan wajar dan baik.Wanita yang suka menyetir tentu ingin menikmati kegiatan tersebut meski sedang hamil. Jadi boleh saja, asal setir tidak menekan perut.
Berdasarkan pengalamannya saat jadi instruktur mengemudi di Jerman, Maryunani banyak menjumpai contoh ibu hamil yang beraksi di balik kemudi.
[Baca Selengkapnya]
KALAU bicara go-internasional, semua penyanyi rasanya bisa. Mimpi itu memang harapan semua musisi. Tapi yang berhasil? Nggak perlu jari kaki buat menghitung, karena jari tangan pun nggak penuh. Tak banyak musisi Indonesia yang sukses menapak ke jalur dunia.
Tapi kalau ada yang memulainya, tentu harus didukung, bukan dicela dan direndahkan. Begitu nggak? Nah, kalau ada penyanyi cilik yang coba-coba menyusup ke pasar internasional, tanpa gembar-gembor, apa yang harus kita lakukan?
[Baca Selengkapnya]