ELEMENT GELAGAPAN. Mungkin sudah kebingungan dengan pergerakan trend musikal yang itu-itu saja, ELEMENT yang sinarnya sebenarnya mulai meredup, tiba-tiba muncul lagi dengan album baru. Padahal rumornya, personil band Jakarta ini sedang berada di titik kulminasi dan tingkat kreativitas musikal yang melemah. Benarkah?

Lalu bagaimana hasil karya dari mereka-mereka yang sedang mencoba bertahan dengan kekuatan karya yang dianggap titik kulminasi ini? Ferdy [vokal/gitar], Adhit [gitar], Arya [gitar], Ibank [bass], Fajar [kibord], dan Didi [drum], membuka ruang lebar-lebar untuk “kebebasan-musikal” di album ke-6 yang diberi titel ‘TERANG’ ini.

Sayangnya, yang muncul kemudian adalah kegagapan dan ketidakpercayaan diri. Ferdy yang “terpaksa” menjadi vokal tunggal pasca cabutnya Lucky, seolah “ketakutan’ menjadi front-man yang kudu mengatur tempo di depan. Padahal, karakter vokalnya sudah menyatu dengan band yang awalnya dituding hanya mengandalkan model-model ganteng ini.

Single ‘TAK TERSISA’ menjadi pembuka band ini untuk tetap mengingatkan fans tentang eksistensinya. Ferdy menggaet vokalis bernama Rendy untuk berduet. Hmmm…materinya cukup kuat sebagai single, tapi mengapa harus duet? Vokal Ferdy sebenarnya masih bisa diandalkan untuk track ini. Suaranya yang lebih ‘low’ dibanding Lucky, membuatnya menurunkan tempo lebh rendah. Yang terdengar, Ferdy seperti “membimbing” Rendy, nggak fokus ke lagu.

Aku lebih tertarik dengan track ‘AKU LELAKIMU’ yang tidak terbias dengan vokal-vokal penyanyi lain. Ferdy benar-benar ketakutan dengan eksitensinya sendiri. Tapi di lagu ini, pelan-pelan Ferdy justru lebih terdengar laki-laki yang percaya diri. Tampaknya Ferdy perlu refreshing dengan menggaet penyanyi lain, meski kadang membuat lagu menjadi bias.

Yang sedikit menggoda ada di single pengantar album ‘PACAR TANP TANDINGAN.’ Eeeeeh, Didi Riyadi bisa nyanyi juga? Yah, meski terdengar kurang maskulin, sedikit cempreng dan dipaksakan, tapi track ini menarik dicerimati. Apalagi sisi musikalnya dengan selipan tabla [seperti dangdut] membuat ELEMENT kelihatan berupaya keras untuk berinovasi. Nggak gagal sih, tapi juga kelihatan tanggung. Vokal Didi tampaknya harus “diblur” saja, daripada menggangu kenikmatan mendengar vokal “nakal” [hanya di lagu ini] Ferdy.

Nyaris semua lagu [kecuali 'Aku Lelakimu'] ada featuring penyanyi lain. Mau seperti Santana mas? Atau kelimpungan dengan vokalis sendiri yang nggak maju-maju? Musikalitas yang berkembang, sayangnya tidak diimbuhi dengan keberanian menjadi diri sendiri. Lagu-lagunya sih idem ditto dengan trend pop yang sekarang. Eh, ELEMENT termasuk ‘prajuritnya’ ding… (tembang.com)

Artikel Terkait