Informasi tentang dunia internet dan entertainment
Jika Anda ingin hanya membawa satu lensa untuk berkelana keliling kota atau keliling dunia, maka pastinya lensa tersebut harus memiliki rentang zoom optik yang memadai. Tamron pada akhirnya meluncurkan lensa untuk para pengelana sejati yang malas mengganti lensa, yaitu Tamron AF 18-270mm f/3.5-6.3 Di-II VC.
Total rentang zoom optik lensa ini adalah 15x, dan jika dikonversikan ke dalam hitungan format 35mm, maka rentang lensa ini akan setara dengan 28-419mm. Sangat fantastis! Tidak kurang, lensa ini pun dilengkapi dengan penyetabil citra optik khas Tamron, yaitu VC (Vibration Correction).
[Baca Selengkapnya]
Akanlah sangat bagus jika kondisi pencahayaan ketika pengambilan foto selalu dalam keadaan optimal, namun pada kenyataannya tidak selalu begitu. Tidak seperti kamera dengan film 35mm atau kamera digital yang punya setting manual, kamera dari ponsel tidak dilengkapi dengan dengan kontrol yang melimpah untuk melakukan manipulasi pada lensa untuk menyesuaikan dengan kondisi pencahayaan. Dengan dasar tersebut, maka Anda harus melakukan suatu penyesuaian tersendiri untuk menghadapi kondisi pencahayaan yang tidak ideal.
Hindari cahaya yang kurang
Kamera ponsel secara otomatis akan menyesuaikan kecepatan shutter berdasarkan jumlah cahaya yang tersedia, karena itu sulit untuk menangkap gambar secara detail pada lingkungan dengan pencahayaan rendah. Mengambil foto pada lingkung yang lebih bercahaya akan meningkatkan kecepatan shutter dan hasilnya hasil foto akan lebih tajam. Prinsipnya di sini yaitu semakin banyak cahaya yang tersedia, makin tajam pula foto yang dihasilkan. Bahkan pada ponsel yang dilengkapi dengan flash akan hanya sedikit membantu karena jangkuannya hanya sekitar 60-90 cm, dibandingkan dengan jangkauan 3 sampai 4,5 meter yang dihasilkan oleh kamera digital kelas menengah.
[Baca Selengkapnya]
Kamera Digital Single Lens Reflexini memang punya setumpuk fasilitas menggiurkan, mulai dari CMOS 12,1 megapixel sampai51-point autofocus-system. Namun bila Anda hanya sekedar ingin mengabadikan momen-momen tertentu tanpa mau pusing, ukuran kamera ini bisa jadi terlalu besar untuk Anda.
Ukurannya memang cukup besar. Dengan dimensi 147 X 123 X 77mm dan bobot sekitar 995 gram, Nikon D700 ini tergolong susah ditenteng. Namun bila Anda adalah fotografer profesional atau yang serius menekuni bidang ini, Anda akan dimanjakan dengan banyak fitur yang akan membuat hasil bidikan Anda jadi mempesona.
Di samping CMOS 12,1 megapixel, kamera ini juga menggunakan layar LCD yang lumayan lapang. Dengan layar Wide Viewing Angle TFT-LCD
Super Density seluas 3 inci memantau obyek yang akan dibidik memang jadi mudah. Bila kesulitan menggunakan layar LCD lantaran cahaya terlalu terang atau gelap, Nikon mengantisipasinya dengan menyediakan viewfinder bertipe SLR dengan jangkauan hingga 95%.
[Baca Selengkapnya]
Semua orang bisa memotret, tetapi belum tentu semua orang bisa menjadi fotografer. Untuk menjadi
seorang fotografer profesional bukanlah hal mudah, butuh pembelajaran, pengalaman, kreativitas dan
kemampuan visualisasi yang baik. Namun meski tidak bisa menjadi fotografer andal, jika memahami
fungsi dari fitur standar kamera, hasil jepretan juga tidak akan terlalu mengecewakan.
[Baca Selengkapnya]
Di dunia digital saat ini, saat perangkat kamera digital sudah menjangkau semua segmentasi pasar, orang awam sekalipun dapat dengan mudah menjadi fotografer profesional dalam arti fotografer yang mendapatkan income dari gambar yang diambil. Baik untuk kepentingan personal maupun untuk kepentingan publikasi media.
Kecanggihan teknologi dan fitur-fitur user-friendly yang dibenamkan di dalam kamera digital menjadikan produk ini sebagai perangkat yang serba praktis, namun tetap mampu menghasilkan gambar berkualitas maksimal. Kamera digital keluaran terbaru bahkan tidak hanya memiliki banyak pilihan model pengambilan gambar, tapi juga dilengkapi dengan perangkat lunak pengolah gambar.
Tapi meskipun teknologi kamera digital sudah berkembang sedemikian jauh, tidak sedikit pengguna yang belum memanfaatkan fitur-fitur di dalamnya secara maksimal. Padahal, dengan memahami fungsi masing-masing fitur, gambar yang dihasilkan bisa lebih bagus dan memuaskan.
[Baca Selengkapnya]
Kecanggihan sebuah kamera digital, itulah yang ditawarkan HP teranyar Sony Ericsson, K850i Cybershot. HP berkamera lima megapixel ini lain dari yang lain. Hasil pemotretannya tak kalah kualitasnya dengan sebuah kamera digital terutama bagi mereka yang sudah berpengalaman dalam dunia fotografi.
Kecanggihan kamera yang baru diluncurkan Sony Ericsson Indonesia pada 5 Desember lalu ini bener-benar nyaris menyamai sebuah kamera digital biasa. Habis….. siapa yang bisa menandingi kemampuan kamera dari handphone ini. Ciamik…….!
[Baca Selengkapnya]
MEGA O.I.S (Optical Image Stabilizer) Hasil gambar blur sebagian besar disebabkan karena getaran tangan. Kini kegagalan seperti itu tak akan terjadi lagi karena MEGA O.I.S (Optical Image Stabilizer) mengimbangi getaran tangan dengan menggeser lensa O.I.S sehingga poros optikal segaris lurus dengan CCD.
Hasilnya, MEGA O.I.S memberikan gambar indah tanpa blur tanpa penurunan kualitas gambar. Intelligent ISO Control Mendeteksi Gerakan Mencegah Terjadinya Blur. Intelligasi ISO Control memanfatkan pendeteksi gerakan subyek didalam prosesor gambar Venus Engine III kemudian menyesuaikan setting ISO. ISO tinggi memungkinkan pemotretan dengan kecepatan rana tinggi tanpa blur.
[Baca Selengkapnya]
Bikin Stabil Pencahayaan
Peralatan dari Fototech sangat mudah digunakan dalam berbagai kondisi dalam ruangan yang minim akan pencahayaan. Produk dari Fototech mampu membantu menghasilkan foto sesuai dengan keinginan Anda.
Produk-produk dari fototech sangat simple dan mudah baik digunakan professional maupun amatir. Perlengkapan yang ditawarkan untuk hasil yang memuaskan berupa softboxs, barndoor, snoots, optical snoots, Spherical diffuser dan asesoris lainnya.
[Baca Selengkapnya]
SONY GPS-CS1 ini adalah sebagai solusi bagi para photographer yg juga sekaligus ingin memberikan “geotagging” pada setiap hasil fotonya. Pertanyaan pertama yg muncul adalah apakah alat ini bisa juga digunakan untuk kamera lain selain SONY?
Jawabannya adalah YA BISA!. untuk Canon bisa? YA BISA, untuk Nikon ? BISA JUGA. yup, daripada beli alat GPS GARMIN, GLOBALSAT, dll yg harganya rata2 diatas Rp 1 juta, udah gitu alatnya gede perlu kabel lagi, converter ini, adapter itu. Kalau tujuannya hanya untuk memberi geotagging pada hasil foto JPG maka cukup dengan GPS-CS1 ini saja.
[Baca Selengkapnya]